Tag Archives: Faktor kendala dalam perusahaan

31 Mar

Pengertian Theory of Constraint (TOC)

Pengertian Theory of Constraint (TOC)

Teori Penentuan (TOC)

Pembatasan manajemen, atau lebih dikenal sebagai Teori Pembatasan (TOC), adalah teori dalam ilmu manajemen bisnis, yang bertujuan menghasilkan laba dengan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi perusahaan, dan kemudian mencari solusi untuk mengatasi hambatan ini.

TOC adalah filosofi manajemen yang pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Elihay M. Goldratt dalam bukunya “The Goal” pada tahun 1984. Maka TOC telah menjadi salah satu faktor penting dalam ilmu manajemen.

Tujuan pembatasan Teori pembatasan atau pembatasan manajemen adalah untuk mencapai laba maksimum bagi perusahaan. Jadi teori ini dalam penelitian manajemen difokuskan pada peningkatan laba.

Konsep dasar kendala kontrol

Pengertian Theory of Constraint (TOC)

1. Manajemen fokus pada 3 indikator kinerja perusahaan

Sebagaimana dinyatakan dalam definisi kendala manajemen di atas, untuk menciptakan kendala manajemen yang optimal, manajer harus fokus pada tiga indikator kinerja manajemen utama, yaitu:

  • Bandwidth: Tingkat kemampuan perusahaan untuk menghasilkan uang melalui pemasaran.
  • Persediaan: biaya perusahaan dalam memproses bahan baku selama produksi.
  • Biaya operasional: semua biaya yang harus dikeluarkan untuk mengubah inventaris menjadi throughput.

Dalam hal ini, tujuan manajemen adalah untuk meningkatkan throughput, mengurangi biaya operasi dan meminimalkan persediaan. Ketika ini bisa dilakukan, peningkatan kinerja keuangan akan tercapai, yaitu; Laba bersih perusahaan meningkat, laba atas investasi meningkat, dan arus kas meningkat.

2. Mengurangi inventaris untuk produk yang lebih baik.

Manajer yang menginginkan produk yang lebih baik mungkin tidak menghasilkan terlalu banyak produk lama, tujuannya adalah untuk mengatasi hambatan dari produk lama yang ternyata buruk, sehingga tidak dijual di pasar.

Dengan mengurangi persediaan, produk-produk baru dapat segera dilepas ke pasar untuk meminimalkan pesaing yang menghasilkan produk serupa.

3. Kurangi harga dengan mengurangi biaya operasi.

Dengan mengurangi biaya operasi dan investasi, margin setiap produk akan meningkat satu, menghasilkan harga yang fleksibel.

Harga rendah dapat terjadi jika kondisi persaingan tidak mengurangi harga. Ini dapat dicapai dengan margin yang kecil, sehingga dapat mengurangi investasi (baca: definisi investasi), biaya gangguan dan biaya operasional.

4. Respon yang lebih kompetitif

Alat kompetitif penting dalam bisnis adalah ketika perusahaan dapat mengirimkan produk tepat waktu dan mempersingkat waktu tunggu untuk produksi barang. Dengan demikian, manajer kendala berperan dalam memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk produksi barang langsung ke distributor atau konsumen.

Ini dapat dicapai dengan mengurangi persediaan, karena ini memungkinkan waktu tunggu aktual, yang dapat diamati lebih akurat dan dapat memenuhi pesanan.

Faktor kendala dalam perusahaan

Mengacu pada definisi kendala manajemen, secara umum, kendala manajemen bisnis dilakukan oleh tiga kelompok faktor penting yang penting dan yang telah menjadi kendala khas perusahaan, yang meliputi:

1. sumber daya terbatas

Di Indonesia, ini disebut membatasi sumber daya, termasuk membatasi kemampuan faktor input seperti bahan baku, jam mesin, dan jam kerja karyawan.

2. Membatasi sumber daya pasar

Di Indonesia, ini disebut kendala pasar, ketika sering ada tingkat penjualan minimum dan maksimum untuk produk perusahaan selama periode perencanaan.

3. Pembatasan seimbang

Hambatan ini muncul dari faktor neraca perusahaan, yang dapat didefinisikan sebagai produksi selama siklus.

Sumber : https://guruakuntansi.co.id/