14 Jun

Karakteristik Gelombang Bunyi Serta Hukum Mersenne

homesolution.co.id – Diskusi ini menjelaskan sifat-sifat gelombang suara, sifat-sifat gelombang suara, sifat-sifat gelombang suara dan hukum Marsenne.

gelombang suara real estat
Butir 1
Di kelas suara, urutan nada dikenal sebagai berikut. Anda bisa mengatakannya
1 2 3 4 5 6 7 1
Saya akan melakukannya

Apa suaranya? Suara normal adalah suara dengan frekuensi tertentu. Jika frekuensi bunyi tidak teratur, bunyi itu disebut desahan. Perjanjian Perbandingan Frekuensi tercantum sebagai berikut.
c d dan f g a b c
24 27 30 32 36 40 45 48.

kadar
Rentang ini merupakan perbandingan antara frekuensi suara lainnya dan frekuensi yang lebih rendah.
UU Mersenne
Masuknya hukum Mersenne
Contoh hukum Mersennes
Rentang ini merupakan perbandingan antara frekuensi suara lainnya dan frekuensi yang lebih rendah.
Perbandingan catatan dengan catatan c sebagai berikut.
c d dan f g a b c
Kuartal pertama dari kuartal ke delapan

Properti dan karakteristik gelombang suara dan hukum Mersenne

2. Suara dan nada tinggi
Suara apa yang keras, bisikan atau teriakan? Mungkin Anda tahu bahwa kata “kuat” lebih dari sekadar kata “kuat”. Namun, biasakan menggunakan kata “kekuatan suara”, dibandingkan dengan kata “suara”. Apa yang memengaruhi tingkat suara?

Intensitas bunyi tergantung pada amplitudo. Seberapa kuat ketika amplitudo meningkat? Selain itu amplitudo intensitas suara tergantung pada jarak antara sumber dan pendengar.

Bagaimana Anda mendengar suara saat sumber suara jauh? Bisakah Anda membedakan antara suara dan suara? Dua suara keras dapat memiliki ketinggian yang berbeda.

Level suara adalah level volume, sedangkan level suara tinggi dan rendah.

Demi kejelasan, pilih senar gitar terbesar. Jadi pilih senar gitar yang lebih kecil dengan ukuran yang sama. Suara dua senar dapat dianggap sama. Namun, bunyi senar besar lebih tenang daripada bunyi senar kecil.

Suara Tinggi Rendah tergantung pada frekuensi getaran sumber suara. Semakin tinggi frekuensi sumber suara, semakin banyak suara yang terdengar. Frekuensi tinggi sering disebut sebagai frekuensi tinggi.

Cobalah untuk mendengarkan dengan seksama suara paduan suara. Apakah suara mereka terdengar sama?

Instrumen yang bergetar pada pita suara yang berbeda juga menyebabkan suara lainnya. Kondisi ini disebut nada warna. Cap juga terjadi pada alat musik. Apakah piano terdengar berbeda dari organ-organ?

UU Mersenne
Mengapa suara yang dihasilkan oleh gitar berbeda? Menurut hukum Mersenne, bunyi tali atau sabuk bahu adalah:

a. berbanding terbalik dengan panjang tali;

b. berbanding terbalik dengan area akar dari penampang tali;

c. berbanding terbalik dengan massa akar bahan tali;

d. berbanding lurus dengan ketegangan akar string.

Berikut ini adalah pembahasan hukum Mersenne,

gagasan hukum Mersenne, masuknya hukum Mersenne, kata-kata hukum Mersenne, contoh masalah hukum Mersenne, masuknya hukum Marsenne, masuknya hukum Marsenne, formula hukum Mersenne.

UU Mersenne
Fisikawan Perancis, Mersenne, telah mengembangkan alat untuk mempelajari hubungan antara frekuensi dan ketinggian. Alat eksperimental disebut sonometer.

Mersenne menguji sonometer dengan bagian kawat yang berbeda dan panjang pemegang kawat yang berbeda.

Masuknya hukum Mersenne
Dari hasil penelitiannya, Mersenne menarik beberapa kesimpulan. Kesimpulannya dikenal sebagai hukum Mersenne, yang berbunyi sebagai berikut.

1) Semakin besar jarak antara string, semakin rendah frekuensi string. Oleh karena itu, frekuensi string berbanding terbalik dengan panjang kursi besar.

2) Semakin besar luas penampang string, semakin rendah frekuensi string, sehingga frekuensi string berbanding terbalik dengan area dasar dari penampang string.

3) Semakin tinggi ketegangan tali, semakin tinggi frekuensi tali. Oleh karena itu, frekuensi string berbanding lurus dengan tegangan dasar string.

4) Semakin besar kepadatan string, semakin rendah frekuensi string. Oleh karena itu, frekuensi string berbanding terbalik dengan kepadatan akar.

Formula hukum untuk Mersennes
Secara matematis, hukum Mersenne dapat dirumuskan sebagai berikut.

Keterangan:
L: panjang tali (m)
F: Kabel Ketegangan (N)
A: luas penampang (m2)
ρ: kepadatan kawat (kg / m3)

Contoh hukum Mersennes

Panjang tali 50 cm. Ketika string dipilih, string menghasilkan frekuensi 160 Hz. Ini menentukan frekuensi string dari bahan yang sama, yang tiga kali lebih lama dari string ketika ketegangan string bertepatan dengan keduanya!

Sumber: https://www.berpendidikan.com/2015/12/sifat-sifat-dan-karakteristik-gelombang-bunyi-serta-hukum-mersenne.html

Baca Artikel Lainnya:

Upaya Agar Buah Singkong Anda Berbuah Besar Dan Banyak

Penyebab Diagnosis Dan Pengobatan Luka Bakar