Jokowi tandatangani Perpres baru dan perbaiki jabatan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Jokowi menandatangani Keppres pada 15 Juli 2021.

Jabatan Deputi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi diatur dalam Peraturan Presiden.

“Dalam menjalankan kementerian, menteri dibantu oleh wakil menteri sesuai dengan pengangkatan presiden,” demikian bunyi Pasal 2 ayat (1) Perpres Nomor 62 Tahun 2021 sebagaimana dokumen yang tersedia di situs resmi Kemendagri. Kementerian Sekretariat Negara, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Dilantik Jadi Mendikbud-Ristek, Nadiem: Riset dan Teknologi Sangat Penting Bagi Saya

Ayat (2) pasal yang sama menyebutkan bahwa Wakil Menteri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.

Kemudian pada ayat (3) disebutkan bahwa Wakil Menteri melapor kepada Menteri

dan bertanggung jawab kepadanya.

Tugas wakil menteri adalah membantu menteri dalam menjalankan tugas kementerian. Tugas Wakil Menteri paling sedikit meliputi dua bidang, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Ayat (5) Keputusan Presiden.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Pertama: membantu menteri dalam merumuskan dan/atau melaksanakan kebijakan menteri. Kedua, membantu menteri dalam mengkoordinir pencapaian pedoman strategis melalui unit organisasi untuk jabatan manajemen menengah atau level I di lingkungan kementerian.

“Menteri dan wakil menteri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan kementerian,”

bunyi Pasal 3 Perpres Nomor 62 Tahun 2021.

Baca juga: Nadiem Dilantik Jadi Mendikbud, Ristek dan Punya Kekayaan Rp 1,22 Triliun

Nadiem Makarim menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi sejak 28 April 2021. Sebelumnya, Nadiem menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, kursi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) semula dijabat Bambang Brodjonegoro.

Pada akhir April, pemerintah memutuskan untuk menggabungkan kedua kementerian tersebut menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

LIHAT JUGA :

serverharga.com
wikidpr.id
riaumandiri.id
dekranasdadkijakarta.id
finland.or.id
cides.or.id