Category Archives: Agama

13 Dec

Penyebab Doa Tidak Terkabul

Penyebab doa tidak dijawab, beberapa penyebab akan diperiksa dalam artikel ini untuk menambah pengetahuan dan pemahaman kita. Sumber : waheedbaly.com

Dalam berdoa kita harus memperhatikan tempat dan waktu yang dibutuhkan dalam doa, tetapi tidak sedikit kita juga perlu tahu mengapa doa kita belum dijawab, hal-hal yang menyebabkan penahanan atau non-respon dari doa kita akan dikomunikasikan di bawah ini .

Penyebab Doa Tidak Terkabul

Di antara penyebab doa yang tidak ada jawaban diberikan adalah sebagai berikut:

1. Akhiri tali hubungan persahabatan

Dalam sebuah hadits, nabi SAW menjelaskan:

ﻭَﻋَﻦ ﻋﺒَﺎﺩَﺓ ﺑﻦ ﺍﻟﺼَّﺎﻣِﺖ ﺭَﺿِﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋَﻨﻪُ ﺃَﻥ ﺭَﺳُﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳﻠﻢ ﻗَﺎﻝَ ‏( ﻣَﺎ ﻋﻠﻰ ﺍﻷَﺭْﺽ ﻣُﺴﻠﻢ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﺪﻋﻮﺓ ﺇِﻟَّﺎ ﺁﺗَﺎﻩُ ﺍﻟﻠﻪ ﺇِﻳَّﺎﻫَﺎ ﺃَﻭ ﺻﺮﻑ ﻋَﻨﻪُ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻮﺀ ﻣﺜﻠﻬَﺎ ﻣَﺎ ﻟﻢ ﻳﺪﻉ ﺑﺈﺛﻢ ﺃَﻭ ﻗﻄﻴﻌﺔ ﺭﺣﻢ ‏)

Dari adah Ubadah bin Shomit ra. Rosululloh SAW berkata:

Artinya: “Bukan seorang Muslim yang berdoa di permukaan bumi ini dengan doa, tetapi Allah akan mengabulkannya atau mencegahnya, asalkan dia tidak berdoa dalam dosa dan tidak memotong ikatan persahabatan”

Penjelasan: Tujuan dari doa di atas adalah bahwa kita tidak harus berdoa agar seseorang menjadi jelek dan tidak berdoa untuk menghancurkan persahabatan.

2. Berpakaian dan makan Haram

Makan dan berpakaian secara ilegal adalah salah satu penyebab shalat tidak didoakan oleh Allah SWT.

Dalam deskripsi Hadis itu dijelaskan:

ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ : ﺛُﻢَّ ﺫَﻛَﺮَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞَ ﻳُﻄِﻴﻞُ ﺍﻟﺴَّﻔَﺮ َ ﺃَﺷْﻌَﺚَ ﺃَﻏْﺒَﺮَ، ﻳَﻤُﺪُّ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ، ﻳَﺎ ﺭَﺏِّ، ﻳَﺎ ﺭَﺏِّ، ﻭَﻣَﻄْﻌَﻤُﻪُ ﺣَﺮَﺍﻡٌ، ﻭَﻣَﺸْﺮَﺑُﻪُ ﺣَﺮَﺍﻡٌ، ﻭَﻣَﻠْﺒَﺴُﻪُ ﺣَﺮَﺍﻡٌ، ﻭَﻏُﺬِﻱَ ﺑِﺎﻟْﺤَﺮَﺍﻡِ، ﻓَﺄَﻧَّﻰ ﻳُﺴْﺘَﺠَﺎﺏُ ﻟِﺬَﻟِﻚَ؟ ”

Dari Abi Huroiroh ra. Nabi saw berkata bahwa bunyinya sebagai berikut: Kemudian (Rasulullah SAW) mengatakan seseorang yang telah menyelesaikan perjalanan panjang dan rambutnya kusut dan berdebu lagi, dia mengangkat tangannya ke langit berkata: “Ya Rabi, Yaa Rabi , sambil makan dari makanan najis, bahkan pakaian yang dia kenakan pun najis, dan dia penuh dengan hal-hal yang tidak murni, jadi bagaimana doanya dapat diterima (Hadits sejarah Muslim)

Penjelasan dari doa di atas adalah: Panjang dalam perjalanan, yang dalam konteks menyembah Allah sebagai Ziarah, Haji dan tetap berhubungan.

Namun, tanpa disadari, semua pemujaannya ditolak, karena dia mengkonsumsi banyak minuman dan makanan haram dan pakaian yang dia gunakan berasal dari cara-cara tidak murni untuk mencarinya.

Jadi jelas semua ini membuat doa tidak dijawab ketika berdoa atau bertanya kepada Tuhan.

3. Putus asa untuk berdoa

Keputusasaan dan tergesa-gesa dengan harapan agar doa menerima respons segera, adalah sikap yang tidak baik dan juga menjadi penghalang bagi respons terhadap doa yang kita minta.

Pernyataan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menyatakan:

ﻳﺴﺘﺠﺎﺏ ﻷﺣﺪﻛﻢ ﻣﺎ ﻟﻢ ﻳﻌﺠﻞ ﻳﻘﻮﻝ ﺩﻋﻮﺕ ﻓﻠﻢ ﻳﺴﺘﺠﺐ ﻟﻲ

“Doa yang diminta seseorang kepadamu akan dikabulkan, asalkan dia tidak terburu-buru. Dia sendiri berkata:” Aku berdoa tetapi aku tidak mendapat jawaban “.”

Penjelasan: Arti Hadits di atas yang dalam doa harus disertai dengan rasa percaya diri penuh bahwa doa-doa kita pasti akan dijamin, karena Allah SWT adalah Yang Mahakuasa yang mengabulkan dan juga pemberi dan tidak terburu-buru menerima doa yang kami bertanya, karena Allah Maha Tahu, berbaik hati kepada hamba-Nya.

Firman Tuhan dalam Alquran yang berbunyi

ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺭَﺑُّﻜُﻢُ ﺍﺩْﻋُﻮﻧِﻲ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ

Artinya: “Dan Tuhanmu berkata:” Berdoalah, aku pasti akan mengizinkannya untukmu. “(Koran sura. Al-Mu’min: 60)

4. Tidak memiliki perasaan yang lengkap, tolong doakan

Tidak memiliki rasa harapan dalam doa dan tidak memiliki tekad yang kuat adalah penghalang bagi doa yang dapat dijawab dengan cepat.

Dalam sebuah hadis, nabi SAW ditransmisikan:

ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ، ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ” ﻟَﺎ ﻳَﻘُﻮﻟَﻦَّ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ : ﺍﻟﻠﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﻲ ﺇِﻥْ ﺷِﺌْﺖَ، ﺍﻟﻠﻬُﻢَّ ﺍﺭْﺣَﻤْﻨِﻲ ﺇِﻥْ ﺷِﺌْﺖَ، ﻟِﻴَﻌْﺰِﻡْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀِ، ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺻَﺎﻧِﻊٌ ﻣَﺎ ﺷَﺎﺀَ، ﻟَﺎ ﻣُﻜْﺮِﻩَ ﻟَﻪُ .

Nabi sallallaahu ‘alaihi Wasallam berkata: “jangan biarkan ada di antara kamu yang berkata:” Ya, maafkan aku jika kamu mau, ya Allah, kasihanilah aku jika kamu mau, kamu harus ditentukan dalam berdoa dan bertanya, memang jika Allah kemudian tidak menginginkan siapa pun yang akan dia lakukan, bisa memaksakan kehendak atsa-nya. (Hadits sejarah Muslim).